It's Happy Line

Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2014

KKL (Kisah Kasih Lapangan) :p

Hahaha ngaco aja itu judulnya..
Jadwal kuliah kerja lapangan (KKL) angkatan gue akhirnya terjadwalkan pada tangga 17 november 2014 dengan tujuan Pulau Dewata bagian selatan.
Saat tiba tanggal tersebut, hari H saat detik-detik keberangkatan sempet ribut (sebagian orang) tentang surat menyurat yang belum kelar (denger-denger sih surat izin dosen ke dekan fakultas teknik gitu), alhasil kita berangkat terlambat sekitar 45 menit dari jadwal awal, jam 10:45 kita berangkat.. Jam setengah 1 udah nyampe ngawi, berenti di rumah makan untuk ishoma, tiba-tiba saat makan, armada (bukan band) bis kami keluar dari parkiran, selesai makan kita masih asik ngobrol-ngobrol gitu sambil nunggu bisnya datang lagi, 5 menit, 10 menit, setengah jam, ko lama ya, terus kita dapet kabar kalo bisnya ada perbaikan gitu (ngeper katanya), yaudah mau gimana lagi, kita  harus nunggu, sampe akhirnya hujan pun turun, gerimis, deras, deras, hingga reda lagi, bis belum juga datang lagi, udah hampir 2 jam nunggu akhirnya bis yang kita tunggu-tunggu muncul juga. sekitar jam 3 lewat kita udah berangkat lagi dari rumah makan lanjutin perjalanan kita yang belum seberapanya perjalanan. Lanjut melewati kabupaten madiun, lewat wisata waduk bening, bis melaju cukup kencang , temen-temen pada tidur, ga kerasa baru aja ngelewatin gapura selamat jalan kabupaten madiun, masuk kabupaten nganjuk, kemudian melewati jombang, mojokerto, pasuruan, dan seterusnya gue mulai kehilangan kesadaran terbuai dalam mimpi-mimpi (tidur), sempet dibangunin pas lewat PLTU terbesar yaitu paiton, pas ngelewatin itu sumpah bagus banget cahaya-cahaya lampu terang benderang banyak jumlahnya di gedung-gedung di tengah laut, subhanallah. perjalanan terus hingga tiba-tiba udah mau nyebrang aja gitu naik kapal, itu sekitaran jam 3 dini hari, ini pengalaman pertama gue menyaksikan secara sadar gue naik kapal laut (dulu pernah naik kapal pas belum sadar alias masih di dalem perut mama), nyebrang pulau, wau (pake u gapake w)! 
Dan prepet prepet prepet (bukan bang ocit dateng ke munaroh) suara kapal tanda akan meninggalkan dermaga.hembusan angin masih bersahabat, tanpa jaket gue masih bisa (berusaha ) bertahan. 
Hingga tiba juga kita di pelabuhan girimanuk, sekitar pukul setengah 6 pagi, dan waktu di HP sudah menyesuaikan dengan WITA, lebih cepat 1 jam dari WIB, tapi jam di tangan gue gak otomatis berubah menyesuaikan, yaudah gue biarin aja..Tiba di pulau dewata jam segitu kita tau bahwa jadwal kita kemungkinan berantakan dan harus disusun ulang, kita pun gak jadi mau transit si tanah lot, jadinya di tempat makan bidadari. Oya, setelah makan dan mandi di tempat peristirahatan bidadari (nama yang indah ya), kita menuju objek-objek di hari pertama :

1st day :
Hari ini cape banget! 
Udah? haha belum lah, itu cuma intro aja keleus.
Destinasi hari pertama yaitu Tol Bali Mandara, Pelabuhan Tanjung Benoa, Forum Peduli Mangrove Bali (FPMB), Pulau Pudut, Pantai Kedonganan. Nah, banyak kan? padahal objek pertama aja mulainya jam 11 an, gimana caranya semua objek itu terkunjungi ? Simsalabim semua bisa dijalanin dengan strategi. Untuk objek pertama yaitu Tol Bali Mandara, di sana tujuan nya kita observasi sepanjang tol dan dilakukan dari dalam bis yang melaju pelan, jadi kita pengen liat hasil dari pembangunan tol terhadap lingkungan sekitar,salah satunya kondisi mangrove yang ada di kanan-kiri jalan. Sepanjang yang gue liat sih masih biasa aja, kata guide nya sih ini mending soalnya lagi pasang, tapi kalo lagi surut itu pemandangannya cukup menggenaskan, bekas-bekas mangrove di kanan-kiri bakal terlihat menyedihkan. Yah, inilah pembangunan, pasti menimbulkan dampak. Perjalanan melewati tol sekaligus menuju objek kedua, yaitu pelabuhan tanjung benoa, karena waktu yang sudah melewati jadwal seharusnya, di sana gajadi ada semacam kelas diskusi, tapi kita diskusi sambil jalan liat-liat sekitar pelabuhan, disambut sama mbok-mbok cantik (mbok : kakak) yang dengan baik hati menjelaskan apa yang kita ingin tau, panas terik cukup membuat kita-kita kompak menyipitkan mata, sambil liat-liat kapal-kapal besar yang bersandar, oiya di sini tujuannya nyari tau tentang aktivitas-aktivitas  di pelabuhan dan tentang pembangunan pelabuhan itu sendiri. Selanjutnya, mengingat waktu yang semakin menipis untuk kunjungan hari ini, rombongan mulai di bagi 2 untuk ke objek-objek yang belum dikunjungi. Ada kelompok yang mengibservasi ke pantai kedonganan, LPDnya, dan ke pasar ikannya, lalu kelompok yang lain bertugas ke tanjung benoa (FPMB) dan pulau pudut. Gue kebagian ke Tanjung benoa, di sana kita udah ditungguin sama FPMB, ruangan diskusi sudah tersedia, dan langsung memulai acara dengan diawali paparan dari pihak FPMB, di sini seru banget, untuk awalan lumayan dapet banyak penjelasan tentang apa yang mau kita bahas selanjutnya antara lain isu reklamasi. Setelah menjalani heavy rotation discussion, kita pergi untuk melihat pulau pudut dengan nasibnya kini, yang disebutkan dulu seluas 100 ha, kini hanya tinggal 1 ha saja, terik matahari nyengat banget serius pas di sana, mencoba melihat-lihat sekitar dengan mata yang hampir merem saking teriknya, dan kulitnya 'nyessh' terkena sinarnya, luar biasa, habis ini kita masih harus jalan kaki ke pantai apa ya lupa namanya, sambil nunggu bis menjemput kita untuk bergabung ke kelompok di kedonganan. Setibanya di kedonganan, kita nunggu sambil foto-foto di pantai kedonganan. Cerita yang di kedonganan gue belum tau detailnya, denger-denger sih penuh perjuangan gitu. Nah, dari pantai kedonganan ternyata guidenya bilang mau ngajak kita ke tempat oleh-oleh modern, kurnia apa gitu namanya. Di sana gue beli baju-baju sama pernak-pernik gitu lah, lumayan murah. Dan setelah puas belanja, akhirnya kita ke hotel juga untuk bisa mandi yang bener-bener mandi dan istirahat, yeah!

2nd day :
Alohaa~ di hari kedua ini, kita tampang-tampangnya jauh lebih seger dari kemarin, kunjungan hari ini dimulai dari jam setengah 8 WITA. Dartar objek hariini adalah BAPPEDA Provinsi Bali, Kawasan sanur (Kantor desa sanur kaja), dan Pulau Serangan. Gue sendiri jadi penanggungjawab salah satu objek hari in, yaitu Pulau Serangan, kita liat nanti ceritanya.. Pertama kita ke Bappeda, tiba di sana udah ditunggu sama perwakilan dari kepala Bappeda dan perwakilan dari instansi BLH, Parwisata, Kelautan, PU, dan lainnya. Waah ruangan sudah siap juga, dimulailah kita berdiskusi/ DI Bappeda ini kita cukup banyak melontarkan pertanyaan tapi kalo menurut gue sih pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan akan mendapatkan jawaban lebih rinci kalo kita datang ke instansi Kota Denpasar, karena Bappeda provinsi ini kan tugasnya lebih ke pemberi arahan untuk pemerintah kota. Tapi, ga masalah, cukup banyak juga yang bisa didapat dari diskusi tersebut, selalu ada ilmu yang bisa dipetik. Asik berdiskusi, ga kerasa udah jam 11 lewat aja, jadilah kita sesegera mungkin menyelesaikan kunjungan kali itu. Selanjutnya kita mau ke sanur, tapi sebelumnya ada wacana mau jemput WALHI sebagai salah satu narasumber kita di Pulau Serangan nanti, tapi karena berhalangan saat itu, jadilah dipending untuk menjemput WALHInya sampe nanti pas mau ke pulau serangan. Setibanya di kantor desa sanur kaja kita disambut hangat oleh kepala desanya langsung. Dan diskusi pun dimulai, wah, pokoknya wah banget, 4 jempol buat kepala desa sanur kaja ini, penjelasan di awal sebeum diskusi oleh beliau sangat jelas dan rinci sekali terkait topik-topik bahasan kita selama KKL ini antara lain kota pesisir dengan ekologinya, ekonominya, transportasinya, dan pusat pelayanannya. Dan tanya jawab pun berlangsung dengan padat makna dengan jawaban-jawaban yang jelas dari kepala desa sanur kaja, oya namanya siapa gitu lupa, sampe gak berasa udah setengah 4 WITA, hmm..pada diskusi yang berat tersebut, sayangnya ebberapa dari kami merasakan kantuk yang sangat mendalam, sepertinya kelelahan dari observasi lapangan dan panas-panasan, tapi itu tetep ga membuat diskusi jadi krik-krik. Selesai diskusi, kita mau lanjut ke Pulau Serangan, sebelumnya hubungin WALHI dulu untuk ketemuan, jeng jeng jeng, ternyata oh ternyata WALHI sedang ada acara dan tidak bisa ikut saat itu juga, yah kecewa sih, tapi mau gimana lagi, perjalanan harus tetap diteruskan, akhirnya kami ke Pulau Serangan tanpa WALHI, gue sebagai PJ lokasi di sana sumpah kalang kabut mau ngapain ntar di sana, yang tadinya rencana diskusi dengan WALHI, tapi pas ada insiden itu, gue bingung sebingung bingungnya, akhirnya gue mutusin aja untuk ke P2MKP rekomendasi dari salah satu anggota kelompok lokasi gue, dan setelah datang ke sana, kok alamatnya beda sama yang gue dapet dar internet, wah deg-degan banget lah, ini kita ngunjungin siapaa? nah tapi nama bapak yang mau kita kunjungi sama, dan pas turun dari bis gue liat yang menyambut seorang bapak-bapak yang pernah gue liat fotonya di internet, dan wah penjelasan pun datang. Ternyata yang dikunjungi kita itu PET, dan bapaknya itu emang ketua P2MKP, tapi karena sekarang P2MKP udah bisa mandiri maka bapaknya mulai memimpin komunitas lain, yang intinya sih sama-sama ingin mengajak masyarakat pulau serangan untuk sadar dan peduli akan keberlangsungan lingkungan di pulau serangan. Oya, sebenernya, akses ke pulau serangan ini udah ada jalan, ga perlu nyebrang pake perahu atau semacamnya, karena hasil reklamasi membuat pulau serangan sudah menyatu daratan dengan denpasar, nah di sini anehnya masih disebutnya pulau serangan yak, yaudah kita sebut aja desa serangan gitu ya, jadi di sini akhirnya kita berdiskusi dengan Pak Putut, bapaknya keren bangetberinovasi dan jiwa sosial nya sangat patut ita hargai, disana kita belajar banyak mengenai pengolahan sampah, bercocok tanam di tanah yang kering, konservasi ____ dan inovasi-inovasi lainnya, walaupun itu smua agak meleset dengan tujuan kita yang pingin tau tentang pusat pelayanan di desa serangan , tapi gapapa, temen gue ada yang sempet ngilang pas detik-detik mau pamitan, ternyata mereka pergi ke permukiman warga untuk wawancara menlengkapi kebutuhan informasi yang kurang, super sekali ya, gue tertolong sangat dengan mereka. Nah selesai kungjungan kami di objek terakhir ini tidak terlalu sore, sblum matahari tenggelam kami sudah menuju ke hotel, hingga sampai di hotel sekita pukul setengah 7. Malem itu gue tidur paling lama kayaknya dibanding temen-temen sekamar gue, karena entahlah mood gue kurang bagus untuk beraktivitas (dasar pemalas -_-) 

3rd day :
Taraa, hari ketiga, hari yang cukup ditunggu-tunggu tapi juga tanda hari terakhir kunjungan. Yak, hari ini objek-objkenya adalah UNHI (Universitas Hindu Indonesia) kita ke PWK nya di sana, terus ke pasar sukawati, joger, dan pantai Kuta. Jam 9 kita udah di UNHI, dan disambut hangat oleh calon-calon planner di sana, waaah, gue cukup antusias sebenernya untuk ketemu temen baru tapi dari awal aja kita udah duduk mengelompok, yang dari UNS ya sebaris UNS semua, yang dari UNHI juga sama, tapi di tengah--tengah mulai gabung sih. DI sana diawali dengan paparan oleh salah satu dosen, yaitu Pak I Gusti Anindya Putra, Pak Anindya ini keren banget, penjelasannya cukup sik didengar,jelas dan terselip humor juga, jadi bikin perhatian tetep fokus gak ngantuk. Nah, setelah itu diskusi, dan yah, diskusi nya selalu sukses membuat waktu terasa cepat berjalan. Selesai diskusi kita foto-foto bareng, oya pas di sana ada kebetulan yang tidak di sangka-sangka, nama temen gue yang jadi penghubung pihak UNHI sama dengan nama anak UNHI yang jadi operator waktu itu, jadilah mereka berkenalan. Pas keluar gedung, kita masih foto-foto, terus ada beberapa anak UNHI juga yang ikut dan semept kenalan juga sama beberapa diantaranya. Gue sih cuma kenalan sama 3 anak, seinget gue namanya mayda(yang naanya sama kayak temen sekelas gue), Cica, sama Rina. Hmm.. ya semoga komunikasi kita bisa berlanjut.
Dari UNHI kita ke pasar sukawati, dapet tips dari temen UNHI katanya kalo nawar setengah harga aja, dan gue pun melakukannya, gue yang gak bisa nawar mencoba mengadu nasib untuk menawar dan lama-lama gue pusing, karena si pedagang gamau ngalah. Ah yasudahlah, makin pusing gue kalo diterusin. DI sana gue belanja dikit doang karena males nawar udah pusing duluan (Emang ga bakat nawar). Lanjut ke joger dulu sebelum ke pantai Kuta untuk observasi. Di Joger harganya cukup waw, tapi gue malah kalap juga belanja kaos, yaudahlah buat oleh-oleh, tapi gue masih bisa mengendalikan nafsu karena uang didompet yang memaksanya, haha iyalah, udah abis uangnya. Lanjut ke pantai kuta dengan naik angkot biru(tapi gue naiknya angkot kuning). Sesampainya di pantai kuta jam setengah 5 dan setengah 6 kita udah harus ngumpul lagi buat kembali ke parkir senter buat pulang, parah lah, kita ngeorang dan wawancara di sana, ini untuk objek terakhir kita ke pantai tanpa merasakan sentuhan ombaknya, cuma bisa menyaksikan dari beberapa meter sambil memegang kertas borang dan wawancara. Oke fix, gue emang bener-bener lagi KKL, bukan study tour, sama sekali bukan. Haha yaudahsih terima aja. Yang penting ilmunya bermanfaat, aamiin. Nah, itulah objek kunjungan terakhir. Pas itu, belum semua anak ngumpul jadi setengah rombogan duluan ke parkir senter, dan yang setengahnya lagi menyusul, dan ternyata mereka-mereka itu yang beruntung sempat merasakan sentuhan ombak-ombak pantai Kuta, kasian nya gue yang cuma foto-foto di pantainya, haha gapapalah. Oya di pantai kuta sebenernya kita pengen nikmatin sunset, tp udah jam 6 aja msih terang gitu, sementara kita udah dituntut pulang karena emang waktu pulang udan mundur banyak sebenernya. Oke oke, mungkin lain kali bisa berkunjung yang bener-bener untuk tour ke Bali, semoga, hehee...

Daan..waktunya pulaaaang, yihaaaaa, menjemput kembali tugas-tugas di Solo. Semangat yak! haha ya sebelumnya, kita pantas untuk beristirahat dulu sebelum kembali berkutat dengan tugas,hihi 
Solo lagi, Kuliah lagi, nugas lagi , Semangat lagiiiiii! :D

Sabtu, 14 Juni 2014

My Role as a Citizen of Earth

Bumi telah menjadi 'tempat' bagi kehidupan selama miliaran tahun. Pada kehidupan saat ini, tidak kah kita pernah terbesit satu pertanyaan mengenai kepedulian kita terhadap bumi, yaitu, tidak lelah kah bumi menjadi 'tempat' bagi kehidupan ini? Kehidupan yang ada sangatlah beragam, baik buruk, hitam putih, senang sedih, berbagai macam, namun bisakah kita satu suara dalam hal peduli terhadap bumi? ya, satu suara yang diteriakan dengan lantang, dijunjung tinggi dalam prinsip, dan direalisasikan dengan optimal, satu suara yang berbunyi, "Saya cinta bumi, saya cinta untuk masa lalu, sekarang,dan masa depan"
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membuktikan bahwa kita benar-benar bertanggung jawab atas suara tersebut. Tindakan pembuktiannya tidaklah harus besar dan terlihat wah, walaupun bisa saja seperti itu, namun kebanyakan orang pasti akan menganggapnya sebagai hal yang sulit jika pembuktiannya harus dengan hal yang dianggapnya tidak mudah, hal ini dapat menjadikan mereka tidak lagi memegang erat suara tersenbut. Maka harus dijelaskan kebenarannya, bahwa untuk mengaku mencintai bumi, kita bisa membuktikannya dengan banyak cara, dan banyak hal kecil yang selama ini disepelekan padahal bisa membuktikan kecintaan kita pada bumi. Jika semua orang di bumi ini melakukan suatu hal kecil sebagai bentuk cintanya pada bumi, maka miliaran cinta akan diterima oleh bumi. How great. 
Tindakan-tindakan tersebut akan membentuk sebuah habit kecil bagi setiap manusia di bumi, dan lagi, jika setiap manusia memiliki habit kecil sebagai bentuk cintanya terhadap bumi, betapa bumi akan selalu bahagia menerima banyak cinta dari citizen nya. Ini hal yang luar biasa jika kita mau menyadarinya.
Saya sebagai citzen yang hanya sebagian kecil dari citizen yang hidup di bumi, ingin memberikan cinta saya pada bumi. Tidak peduli sekecil apa peran saya, saya tidak melihat itu. Tetap saya lebih memikirkan bagaimanapun saya adalah citizen yang harus menunjukan rasa cinta saya pada bumi. Hal yang dianggap sepele yang terus diteriakkan saat semua orang membicarakan cinta bumi dan lingkungan adalah, buang sampah pada tempatnya, pisahkan antara sampah organik dan non organik. Hal tersebut merupakan bentuk cinta yang besar terhadap bumi, tapi karena banyak yang menganggap sepele lah yang membuat bumi kini banyak megalami kerusakan akibat sampah yang kita tahu jumlahnya sangat lah besar. Sampah sekecil apa pun, jangan pernah disepelekan, saya ingin menjadi pribadi yang bertanggung jawab pada diri sendiri, jujur, dan menguatkan inner beauty pada diri saya. Orang tidak perlu tahu saya selalu membuang sampah pada tempatnya, tapi yang saya inginkan adalah, sampainya rasa cinta saya terhadap bumi. Saya ingin membuktikan tidak dengan pencitraan kepada teman-teman saya, tapi dengan bertindak langsung, syukur jika teman saya ada yang melihat dan mau mencontoh dan mengikuti hal baik yang saya lakukan . Dan saya pun tidak akan diam jika melihat teman-teman saya masih membuang sampah sembarangan. Jujur saja, di negara saya, masalah sampah sangatlah besar, dan saya pun masih terheran-heran karena banyak teman-teman saya yang masih dengan tanpa merasa berdosa membuang sampah begitu saja tidak pada tempatnya. Hey, apakah mereka tidak memiliki rasa cinta terhadap bumi? apakah mereka tidak tahu itu tidak baik? apakah mereka tidak malu melakukan hal seperti itu? Saya rasa itu bukan pertanyaan yang tepat. Mungkin yang seharusnya ditanyakan adalah apakah mereka masih mengaggap sepele atas hal yang mereka lakukan? berfikir bahwa tidak akan besar dampaknya, hanya sebuah sampah kecil yang dibuang sembarangan, tidak akan mungkin menyebabkan banjir besar akbiat sampah kecil yang telah dibuangnya, dan apalah arti dari hal kecil tersebut ?? Ah! sungguh mengiris hati. 
Trend masa kini sebenarnya sudah mendukung untuk banyak orang membuka mata mereka agar lebih cinta terhadap bumi. Banyaknya orasi-orasi yang meneriakan stop global warming, mulailah cintai bumi, dengan menghemat air, menanam pohon, menghemat listrik, mengurangi pemakaian plastik dan stereofoam. Hal ini memang terasa efeknya. Para remaja kini sudah banyak yang aktif untuk ikut berkegiatan cinta bumi dan lingkungan. Kota-kota sibuk dengan konsep green city, kampus-kampus ingin berpredikat green campus, itu semua hal yang membahagiakan. Namun apalah arti itu semua jika masih banyak yang menyepelekan hal membuang sampah. Teman yang amat saya hargai, bukan maksud untuk meggurui, tapi cobalah renungkan kembali, hal terbaik telah banyak kita nikmati di bumi ini, cobalah untuk memberikan juga yang terbaik terhadap bumi. Jangan egois, memikirkan generasi mu saja.Pikirkanlah generasi anak cucu kita nanti. Mereka seharusnya mendapatkan semua hal terbaik yang kita dapat di bumi saat ini. Mereka memiliki hak untuk merasakannya juga. Jangan ambil hak mereka. Ibarat yang memang benar saya rasa adalah kita ini meminjam bumi dari genarasi masa depan, hanya meminjam, maka tidak selayaknya kita melakukan hal buruk terhadap bumi. 
Hal lain yang ingin saya lakukan adalah, banyak makan buah dan sayuran. Hey, ini bukan semata bentuk cinta saya terhadap bumi, tapi cinta saya terhadap tubuh saya, kesehatan saya. multiplier efek bukan? Sayur dan buah yang dihasilkan bumi kita sangatlah beragam macamnya dan manfaatnya. Kita akan bisa memberikan generasi yang sehat. Dengan tubuh kita yang terpenuhi oleh berbagai manfaat buah dan sayur, regenerasi kita nanti akan terpenuhi juga kesehatannya. 
Dan hey, jika kita menarik kesimpulan dari dua hal yang ingin saya lakukan untuk bumi, bisa dibilang, saya menyiapkan bumi dengan kondisi terbaik untuk generasi yang akan datang, dan saya juga memeprsiapkan diri saya untuk memberikan generasi yang terbaik untuk bumi yang terbaik. Jadi kita bisa menyiapkan tempat yang sehat untuk anak cucu kita yang juga sehat. Ini sempurna bukan?  So, maukah kalian bersama dengan saya membuktikan cinta kita kepada bumi? Jawaban terbaik pasti datang dari kalian semua sebagai citizen. :) 


*Ceritanya nyoba-nyoba bikin esai dan baru aja di submit di International Essay Contest, versi bahasa inggrisnya sangatlah berantakan tak karuan memalukan (untunglah ada banyak balada bantuan)
*baru belajar 
*SEMANGAT !

Senin, 26 Mei 2014

This Day

Wherever you are
Perbedaan bahasa, perbedaan budaya, perbedaan adat
Hal baru, bahasa baru, budaya baru, adat baru
Aneh, canggung, kaku
Tau, kenal, mengerti
Suka, senang, penghargaan, bangga
...... Indonesia

Gue orang biasa yang  mengagumi keragaman negeri sendiri. Gue belum pernah keliling negeri sendiri. Gue belum pernah keluar pulau Jawa. Gue baru pernah keluar provinsi sendiri. (da aku mah apa atuh -_-) .
Iya sekarang ini, kuliah merantau dan masih mencoba hidup mandiri. Awalnya pake air mata buat beneran kayak gini, sekarang luar biasa bersyukur. Gue tau, yang gue dapetin ini belum tentu luar biasa bagi orang lain, tapi bagi gue sendiri sih yes, big yes. haha
Sekarang udah mulai terbiasa sama budaya yang awalnya ga pernah dikenalin di keluarga besar gue karena beda budaya. Kalo harus diungkapin apa aja yang gue dapet, gak akan bisa terungkap semua, yang jelas luar biasa. Gue ngerasa beruntung banget bisa ngerasain jadi anak rantau. 
Pengalaman luar biasa ini bisa dibilang anugrah buat gue. Temen yang luar biasa, budaya yang luar biasa, semua yang luar biasa yang gue temuin dan belum gue kenal sebelumnya. Gue sebagai minoritas mungkin ga bawa banyak pengaruh bagi mereka yang mayoritas, tapi mereka yang mayoritas sangat memberi warna di kehidupan gue. Gue bukan pemerhati lingkungan yang baik sih, tapi gue cukup curious buat kenal budaya baru. Hidup gue ini, semua udah ada dan di atur dalam alur cerita-Nya. Subhanallah. Gue ngerasa dalam hidup gue udah bener-bener di kasih segala yang terbaik yang bener terbaik buat gue, walaupun semua itu gak jarang harus melalui proses pemahaman yang amat panjang. Tapi pada ujungnya, pengertian itu datang sendiri dengan halus memberikan kejelasan atas segala hal. Maka selama ini dan nanti, saat suatu hal datang pada kita jauh di luar dugaan kita dan jauh di luar keinginan kita, jangan cepat termakan dengan keluhan dan putus asa, jalanin aja proses nya untuk kemudian bisa bener-bener ngerti dan nerima dengan sendirinya tanpa pakasaan dari manapun.
Balik ke ragam budaya. Aneh awalnya, nyaksiin sendiri budaya baru. Tapi sekarang sukses bikin gue tersenyum kagum sama budaya lain selain budaya yang udah gue kenal dari lahir. Ini masih negeri sendiri, dan baru sebagian kecil dari budaya yang ada. Apa gak terlintas buat kenal semua budaya dari negeri sendiri? Masih takut untuk keluar zonamu? Okelah, bisa dimengerti. Tiap orang punya passion masing-masing. Dan gue, gue mencoba membiasakan diri dengan hal baru dan tantangan baru. Apa gue bisa? Siapa bilang gue bisa? Siapa peduli? Yang pasti gue mau nyoba hal baik baru, willing to try, that's it. Siapa juga kalo cuma kenal sama kata bisa dan gak bisa, hidupnya mungkin udah bisa ditebak, dia bakal nglakuin apa yang dia bisa dan ninggalin yang dia gak bisa. hemm... Coba kenalan sama kata mau dan katan mencoba, lalu bayangkan hal-hal baru dan pengalaman baru yang bakal banyak mengantri untuk kamu hadepin, Super! haha bukan sok menggurui, cuma kadang gue suka sedih kalo ada temen gue yang kalo ditawarin suatu hal/pekerjaan terus jawabnya gue gak bisa jadi jangan gue,kasih bagian yang lain aja buat gue, hmm,terus gue ko sedih? itukan urusan dia? apa hubungannya kalo dia kayak gitu terus gue sedih? Ya karena dia temen gue. Dear my friends, bagaimanapun kalian, se-gak suka nya gue sama sifat kalian, apalah hak gue buat punya rasa lebih dari gak suka? Gimanapun, temen adalah temen. Walaupun budaya kita beda, bahasa kita beda, temen tetep temen. Entah apa yang bisa gue lakuin tanpa kalian? Maka gue selalu berdoa agar diberi kekuatan untuk menjadi teman yang baik bagi teman-teman gue di manapun gue berada. Ini cuma sebagian kecil dari hal luar biasa yang gue dapet saat merantau. Kakek gue pun selalu berpesan agar berperilaku baik dengan temen-temen di mana gue berada. Dan sejauh ini gue masih belum ngerasa jadi temen yang baik. Untuk itu doa dan usaha masih harus ditingkatkan. Ini jadi hal luarbiasa karena tujuan merantau gue bukan cuma kuliah, tapi juga bersosialisasi dengan baik di lingkungan tempat gue tinggal. Karena yang gue bangun saat ini pasti bisa bermanfaat di lain waktu nanti. Sama halnya kayak temen. Masih banyak lagi hal-hal baru dan berbeda yang setelah melalui proses yang gak pendek, gue jadi tau , kenal, dan paham sampe akhirnya muncul ras seneng, rasa menghargai yang tinggi, dan bangga akan keragaman negeri ini. Believe it or not, you are the precious one in your own way :) , So, kalo kita semua bersatu dengan perbedaan-perbedaan yang kita miliki, gak akan terbayang betapa kaya nya kita :D 

Wherever you are....
Keep in touch ;D

Resep Salad Kentang ala Alafa

The pro-lo-gue
Ceritanya, 8 april 2014 kemarin gue sempet pulang, home sweet home gitu. Tau ada tanggal merah di hari jumat ituu, bikin gue segera cek silabus/ agenda tiap mata kuliah minggu depan nya. haha kok gitu? Ini salah satu trik gue buat memastikan kalo gue pulang gak banyak ruginya. Dan sebelum-sebelumnya pas gue cek agenda-agenda minggu depan, satu per satu mata kuliah dicek dan gue pun mulai berguman, 'hemm aman'. 
Tapi bukan itu aja indikator gue buat pulang, mama gue ngasih syarat kalo gue pulang harus ada temennya, nah ternyata syarat inilah yang gak bisa gue penuhin, musnah lah harapan untuk pulang. Tapi keajaiban pun tiba, sore itu, hari rabu tanggal 16nya gue nerima info kalo kuliah kamis, 17 april dikosongkan, ah, ini bikin greget sebenernya, gue belum beli tiket, gue udah ga begitu mikirin mau pulang, tapi kalo gini caranya? itu artinya kamis,jumat,sabtu,minggu, bisa liburan di rumah dong? dan kalo gitu kayaknya gak masalah kalo gue pulang sendirian gak bareng temen karena waktunya gak begitu mepet, soalnya syarat gue harus bareng temen itu karena kan kalo gue berangkat kamis nyampe jumat dan mingggu udah balik rantau lagi kan capek ya, kalo ada temen di perjalanan kan bisa lumayan menenangkan lah ya. Dan lanjut cerita, gue langsung balik ke kos dari tempat makan, saat itu udah jam 5 sore, hp mati pas mau ngabarin mama untuk nanya pertimbangan apa gue gapapa pulang hari itu juga padahal belum beli tiket. Sempet nelpon berkali-kali salah satu pihak jasa transportasi umum untuk pesan tiket. fail. Udah setengah 6 sore, setelah diskusi sama mama, akhirnya gue mutusin buat nekat langsung ke pusat tempat jasa transportasi tersebut sebut saja ros-in. Berangkat pamitan ke anaknya ibuk kos untuk beli tiket, padahal harusnya pas ditanya mau ke mana jawab dengan lebih jelas kalo gue itu bakalan nyari tiket buat pulang hari itu juga, kalo ada berarti gue jadi pulang tapi kalo gak ada ya gue balik lagi gajadi pulang. Kemudian nunggu bis di halte bikin khawatir sama langit yang mulai gelap, akhirnya nelpon taksi. Tiba di ros-in sekitar jam 6, langsung ke loket, daaaaaan masih ada tiket hari itu juga! tapi di bangku paling belakang. Ah it's ok asalkan gue bisa tidur selama perjalanan :p . Dan begitulaah aksi nekat gue, gue merasa bersalah sama anaknya ibu kos karena gue gak balik-balik kos hari itu, padahal izinnya cuma beli tiket -_-, dan gue udah titip pesen ke anak kos biar dikabarin kalo gue pulang, yang gue titipin pesen pun kaget gue pulang, hehe. Dan entah, temen-temen kampus gue pun ga nyangka kalo gue pulang. Di sini gue juga agak gak nyangka kok gue pulang pas itu. Oke itu sekilas cerita hehe panjang sih bukan sekilas. Nah padahal di sini gue mau ngasih pengalaman gue mempraktekan satu resep simpel. Kalo gue pulang, gue langsung ngincer mau masak apa aja, dan salah satunya nyoba resep baru, yaitu salad kentang, pertama kali tau resep ini dari majalah gitu, eh terus gak lama kemudian  muncul juga di iklan, it's so simple then i want to try it, selain itu juga karena gue suka sayuran, love it deh pokoknya...yummy :9
Langsung aja lirik bahan dan cara bikin nya yuk, jeng :p

Bahan :
Kentang rebus
Telur rebus
Brokoli rebus
Selada  
Mayonaise

catatan : komposisi suka-suka aja deh ya, sesuai selera hehe


                                                                                                                                          dokumentasi pribadi

Cara membuat :
  • Potong dua kentang rebus, kemudian keruk bagian dalam nya hingga memebentuk mangkuk
  • Campurkan hasil kerukan dengan telur rebus, kemudian hancurkan dengan menggunakan garpu hingga setengah halus
  • Campurkan selada dengan brokoli, hancurkan kembali
  • Tambahkan mayonaise , lalu aduk rata adonan
  • Masukkan adonan ke dalam mangkuk kentang 
                                                                                                                                         dokumentasi pribadi


Jaaang ~ 
Inilah salad kentang siap santap hehe 

                                                                                                                                         dokumentasi pribadi

resep ini terinspirasi dari dapur umami, lebih tepatnya mempraktikan resep dari dapur umami, hehe
Selamat mencoba dan menikmati bagi yang tertarik :)

Let's do more practice for the next! :D

Selasa, 28 Januari 2014

Keinginan untuk berbakat

Hari ke dua puluh tiga liburan semester ganjil :D
Udah mau semester genap aja yah ga berasa, bukan semester genapnya, tapi tingkat tiga nya yang maksudnya ga berasa, perasaan baru aja kemarin curhat semester satu, hehe. Waktu emang ga berasa berlalu (ceilah)
Nah.. sekitar dua bulan lagi juga bakal jadi tambah tua (umurnya, kalo wajah, jiwa, dan semangat sih muda terus :p), insyaAllah.
Kali ini gw mau bahas tentang bakat. Seperti apa itu bakat? Bagaimana kita bisa mengembangkan bakat kita?  Bisakah kita menekuni bidang yang bukan bakat kita?
Dari baca amelia (serial anak-anak mamak) yang bagian belajar mengarang, gw makin yakin, bakat gw emang karang mengarang. Sebenernya hal ini udah lumayan ditunjukkin pas SD dulu, dimana gw terpilih untuk mewakili sekolah buat ikutan lomba mengarang, bikin sinopsis, dari cerita yang telah dibaca ataupun didengar. Awalnya gw ga kepikiran bakal dipilihnya buat lomba ngarang, padahal gw pinginnya dipilih buat lomba matematika, tapi ada temen gw yang lebih jago buat mewakili bidang matematika ternyata, yasudahlah. Dari situ gw pun mulai di kasih latihan mengarang oleh guru bimbingan -guru SD favorit gw, guru hebat, guru asyik, guru berprestasi, sampe dapet tawaran ke Jepang, terus sekelas dikasih oleh-oleh dari Jepang,haha-. Guru gw rajin ngbimbing gw, gw pun enjoy. Sampe akhirnya perlombaan awal pun tiba, berjalan dengan lancar, dapet kenalan baru, dapet juara satu, biasa aja, itu tingkat Kecamatan, lombanya pun diadakan di sekolah gw, yang spesial adalah makan siang yang diantarkan mama buat gw. hehe. Selanjutnya persiapan buat tingkat Kabupaten, guru gw semakin rajin lagi melatih gw. Tangan gw mulai terbiasa nulis berlembar-lembar folio dengan tulisan leter / tulisan sambung. Gw makin ngerasa asyik sama mengarang. Di kasih PR buat mengarang di rumah, berbagai tema beliau berikan maksudnya biar nanti siapa tau pas perlombaan make tema yang udah pernah guru gw kasih, salah satu tema yang gw inget sih tentang NAPZA, sampe nyari buku referensinya dibantuin mama (waktu itu gw ga terlalu paham apa itu NAPZA, buku sekolah gw juga ga ada yang ngbahas itu kayaknya), sampe kena omel orang tua,terutama bapak karena kerjaannya di rumah mengarang terus. Selain dilatih mengarang, gw juga dilatih untuk bercerita, kata guru gw sih gw masih kebanyakan 'e' nya saat bercerita, tau kan? kalo kita lagi ngomong terus bergumam 'e' kayak mikir, nah itu bisa mengganggu penilaian bercerita, kata beliau, lebih baik diam sejenak, mingkem, kalau mau berfikir, gausah ngeluarin gumaman 'e' itu. Sampe sekarang, gw pun masih belajar untuk bisa berbicara lancar tanpa 'e' di depan orang banyak, hehe. Tiba saat perlombaan tingkat Kabupaten, ini lebih seru! Dapet temen lebih banyak, menempuh perjalanan cukup jauh ke tempat perlombaan, dan mendapatkan sesuatu yang menyenangkan! hehe. Bersama teman-teman dari SD yang berbeda dengan mewakili bidang masing-masing, salah satunya matematika yang diwakilin sama temen gw, Kania namanya, dia berikutnya jadi temen SMP gw selama 3 tahun sekelas, dan temen SMA gw 3 tahun juga sekelas, haha, kebetulan yang menyenangkan bukan?. Waktu perlombaan, gw dapet kenalan yang juga saingan gw. Di lomba kali itu, kayaknya (seinget gw sih), di kasih tema hari pahlawan, dan kita di suruh bikin karangan bertema kan itu, untuk kemudian kita menceritakannya kembali (kayak presentasi gitu) tanpa teks, satu per satu, di depan kelas, di depan peserta-peserta lainnya, jadi saat mengarang kita juga harus bisa mencerna dan mengingat baik-baik apa yang kita tuliskan, agar saat bercerita nanti lancar. Dan durasi ceritanya ga boleh panjang-panjang, kalo ga salah waktu itu dikasih waktu sekitar 7 menit untuk waktu yang efektif buat cerita, jadi berceritanya ga boleh panjang lebar, harus padat,singkat dan jelas mengenai apa yang udah kita tulis. Nah, saat detik-detik bagian gw bercerita, gw minta tolong tuh ke temen gw (saingan gw) buat ngitungin waktu gw saat bercerita di depan, gw pake jam juga sih waktu itu, cuma gak tau kenapa, gw pengen aja. Tiba saat gw bercerita, alhamdulillah lancar, saat kembali ke bangku gw, gw nanya tuh ke temen (saingan) gw itu, dan jawaban yang dia kasih rada bikin gw deg-degan, seinget gw dia bilang waktu bercerita gw itu lebih melampaui batas deh, intinya gitu pokoknya, otomatis gw langsung rada ciut tuh, tapi sebenernya gw juga ngitungin pake jam tangan gw, dan gw ngerasa kurang lebih cukup lah dengan durasi yang disediakan, tapi kenapa ko kayaknya dia ngasih tau gw seakan-akan gw bercerita jauh lebih lama dari durasi ya, ah gw pasrah. Saat tiba pengumuman, bidang gw paling terakhir kayaknya, temen-temen di bidang lain belum bisa menembus juara 1 untuk mewakili di tingkat provinsi nanti, sedih juga, padahal pasti udah berusaha maksimal, tinggal bidang gw yang belum diumumindan, detik-detik pengumuman lomba mengarang salah satu pa guru gw bilang, kalau yang satu ini lolos juara 1, besok kamu ikut deh ke jakarta (studi tour kelas 6-saat itu gw kelas 5), ga usah bayar deh, gitu kata beliau. Dan hasilnya, gw pun berangkat ke jakarta! eh, maksudnya, gw juara 1 :D haha , semoga pak guru gw ga nyesel yah ngejanjiin ikut studi tour gratis ke gw. Oh iya, temen gw aka saingan gw itu kalo gak salah juara 2 apa ya, ya intinya bukan juara 1 lah, hehe, rada gimana gitu gw sama dia, tapi ya gapapalah, pengalaman, jangan mudah percaya sama saingan. Tapi dia itu emang keren sih dalam hal percaya dirinya, itu yang gw gak punya dulu. Besoknya pun gw beneran pergi ke jakarta, duh gw rada ga inget ke mana aja, ya paling sih ke planetarium, ancol, gitu-gitu lah ya. Gw sebagai anak kelas 5 berani ikutan acara kelas 6 soalnya ada temen sekelas gw juga yang ikut, dia anak salah satu guru gw, jadi ya dia bisa ikut. Ga lama senengnya, gw harus udah mempersiapkan lagi buat tingkat provinsi. Latihan kali ini beda sama sebelumnya. Jadi bukan mengarang dengan tema yang diberikan, tapi menuliskan kembali sebuah cerita rakyat banten. ternyata banyak banget loh, sampe mabok gw sama cerita rakyat, ada yang seru, ada yang biasa aja, beberapa yang gw inget sih cerita tentang asal susul nama Pandeglang (tempat kelahiran gw) sama cerita tentang karang bolong (salah satu pantai di banten, gw ga begitu inget tapi detail ceritanya, hehe. Latihan kali itu gak cuma gw bikin gw sering ke ruangan guru buat mengarang, tapi juga bikin gw sering ke rumah guru pembimbing gw buat main-main mengarang. Di rumah beliau gw disuguhin banyak buku cerita. Gw seneng saat-saat didongengin sebuah cerita sama guru pembimbing gw, selain seneng disongengin, cara khas guru gw mendongeng juga yang bikin gw makin seneng. Selesai didongengin, gw pun menuliskan lagi cerita yang udah didongengin. Ingatan cerita tergambar jelas sekali karena gw ngdenger langsung. Mungkin gw orang audio. Yang lebih mudah mencerna sesuatu lewat suara. Tapi ada juga saat-saat gw kurang suka, yaitu di saat bagian gw di suruh baca buku cerita sendiri, dengan waktu tertetu, lalu menutup buku cerita, lalu menuliskan lagi jalan ceritanya dengan kata lain mengarang kan nya lagi. Di suruh baca sendiri buku cerita yang seinget gw ga nyampe 100 halaman itu ga asyik, dulu gw ngerasanya beban, apa serunya baca sendirian? lebih enak di dongengin. Gw pun kurang bisa fokus baca nya, kurang bisa ngambil poin-poin penting dari cerita nya, dan itu berpengaruh juga sama karangan yang gw buat. Oya di rumah beliau, gw ga cuma latihan mengarang atau lebih tepatnya bikin sinopsis cerita untuk perlombaan selanjutnya, tapi juga main sama anaknya yang masih kecil, cewe, kalo ga salah namanya Rania, beda satu huruf ya sama nama temen yang gw sebutin tadi, haha. Gw emang seneng sama anak kecil, akrab deh tuh gw sama Rania, lucu anaknya. Nah, hari perlombaan pun tiba! Dengan seragam lomba gw pun berangkat dengan tidak begitu semangat. Kenapa? Loh kok? Iyalah, gimana nggak semangat, guru pembimbing gw tercinta gak ikut ngdampingin gw saat itu, padahal biasanya beliaulah yang bikin gw lebih percaya diri. Gw di temenin guru lain. Beda. Petuah yang diberikn jelas berbeda. Dan lagi sempet ada kenangan yang gw sebel sebelum perlombaan itu, ah ga perlu di bahas.Perlombaan kali ini gak terlalu jauh tempatnya, dan orang-orangnya gak terlalu akrab. Cuma kenal satu orang cewek yang ngwakilin bidang matematika kalo ga salah. Babak pertama berjalan dengan lancar, yaitu babak mendengarkan. Gw kan emang suka di dongengin, dan bikin sinopsisnya pun jadi lancar. Babak ke dua membosankan, babak membaca. Buku cerita yang gw baca lupa tentang apa, gw ga semangat bacanya, gw lewat-lewat paragraf per paragrafnya, pengen langsung nyari poin ceritanya, tapi ga nemu, alhasil sinopsin nya ya gw bikin sebisanya. Sampe pengumuman pun tiba. Gw juara 2, juri nya bilang nilai gw jatuh di babak ke dua, gw gak kaget, yang gw kaget tuh gw gak bisa ke Bali gara-gara gw gak juara 1, hehe. Perlombaan tingkat nasionalnya di Bali. Gw gak begitu greget lah saat itu, emang belum waktunya kali, tapi mungkin guru yang ngdampingin gw rada kecewa. Oh ya, di perlombaan kali itu yang spesial adalah, mamah dan bapak berkunjung jemput gw ke tempat perlombaan, gw seneng, bapak gak terlalu marah gara-gara gw berkutat terus dengan kertas dan pulpen, lumayan ada hasil meski gak seberapa. Nah, hadiah uang dari perlombaan itu gw pake buat beli hand phone pertama gw, hehe, dengan uang tambahan dari mama juga sih. Iya, waktu itu gw baru punya hp, sedangkan temen-temen gw udah pada punya. Oh iya, ternyata pas lomba waktu itu, ada temen SMA gw juga, dulu kita ga kenal, namanya Richard, gw juga baru ngeh pas liat foto waktu perlombaannya, dia ikut ke foto karena satu kontingen sama gw. hehe.
Yap <-- kata yang dibilang alay sama temen gw, cerita pengalaman SD nya cukup segitu. Dan yang mau gw singgung lagi, apa mungkin gw berbakatnya di mengarang, gw sekarang udah kuliah, mahasiswa, yang dibutuhin nulis paper, jurnal, bukan karangan. duh! Pengalaman juga kemarin pas ada tugas kayak semacam makalah gitu, gw banyak banget koreksinya dari dosen, terutama koreksi tentang sitasi, sumber kutipan, masih latah sama mengarang apa ya, mengarang kan ga perlu nyantumin sumber, nulis karangan kan cuma ada dua peraturan yaitu pertama mengarang tidak ada aturannya, bebas menulis, kedua jika ada yang bilang ada aturannya, kembali ke peraturan pertama, hehe. Dari koreksi-koreksi dosen yang penuh di tiap-tiap lembar tugas gw, gw terdorong untuk serius belajar membuat tulisan yang ilmiah, karena tugas akhir gw ya menulis skripsi, bukan mengarang skripsi. Maka dari itu, gw harus banyak-banyak berlatih menulis yang baik, selalu mencantumkan sumber, mengutip dengan baik. Gw gak maksud plagiasi pas gw ga nyantumin sumber, sumpah deh, belum paham kemarin itu, telat banget yak, ah tapi belajar kan gak ada kata terlambat atau telat, yang penting ke depannya gw terus berlatih. Nah, mengenai bakat, ga usah pusing kayaknya kalo emang ga berbakat di suatu bidang, dengan belajar dan banyak berlatih, insyaAllah bisa :)
Saat ini gw mau banyak berlatih menulis, iya, menulis semacam jurnal ilmiah, emang sih, gw masih banyaknya nulis cerita sama nulis diary -_- hehe. Tapi jangan patah semangat, mulai sedikit demi sedikit pasti bisa. Pastinya banyak temen-temen gw yang udah jago nulis jurnal, udah tembus nasional lah, bahkan internasional, hebat-hebat deh pokoknya. Di sini gw juga harus bisa , ga muluk-muluk dulu, mulai dari yang kecil dulu :) , bikin satu jurnal yang judulnya udah terpajang di pikiran, iya yang judulnya itu tuh, yang waktu di talk show tentang menulis jurnal dapet dorprize gara-gara ngajuin judul jurnal dan sedikit ringkasan nya tentang itu itu tuh, padahal masih bingung bikin detail isi jurnalnya gimana, hehe. semoga juga gw bisa dapet temen banyak buat sama-sama berlatih menulis jurnal, soalnya kalo sendirian juga gak seru kayaknya, yuk yuk yuk! hehe
bismillahirrahmaanirrahiim.
:D
29 Januari 2014

Jumat, 10 Januari 2014

Active, social life, friends

Bismillah... 
This is the 4th day of my holiday, I just stay at home but i do many thing, so that i didn't feel bored or anything, i really really have fun here, in my house, my home. I hope you can anjoy your holiday too :)
This holiday, i won't to fullfill with traveling, journing, hang out, or something else, but I want this holiday full of productive activity, add my knowledge about everything i don't know before, about social life, and so on. This could be fun! Because after this holiday, i will come back to the real life as a colleger. I am in the 3rd grade now, i think it's a special grade, how could be special? Because here, in this grade.. it's time for me to prepare everything about my future. It's come so serious!
What will you do after graduating? How will you do that? 
Here we go.
Start from now,as a colleger, i think it's important to have a great social life. I really really dissapointed to myself because i didn't participate many activity in my own campuss, only be the passive one :( . The next, i won't be that kind of person anymore, i want to be the active one! I want to participate many kind of colleger activity like organization, I want to know what's going on in my campuss, I want to know many colleger from the other faculty, and many more! 
It such a huge chance for me, i like making a friend, but it's not as simple as you think. I have to remember this one : always be myself. Off course, i must ready for anything, someone maybe dislike me, but it's ok, just a little problem, i must still show my respect to everyone. Absolutely, i can. :)
Then, how to do that? 
I will try from organization (himpunan mahasiswa), then create commitment that i will work hard in there, contributing as much as i can, so here i need to manage my time (it's serious), manage between college's task and assignment and organization activities, it must be balance. Right, it's not easy, but i want to try. Stay focuss studying here, in the other line organization still going on.
Next, all my hard work will answer the two questions above. Good luck! :D

Hey, by the way, while i writing this post ,i have a call from my grandfather. He said that tomorrow is Gilang's birthday (one of my little cousin) and he want to come to my house, yeay! It must be fun :D  who will come? So many! Granfa, grandma, aunty-anuty, uncle, little cousins (zahra, abel, amel, gilang, karin), haha and one more, the thing that make me touched, my granfa said that they (my cousins) is missing me so much :D (honestly, granfa only said miss without so much) :p
Then, what must i prepare for tomorrow? hmmm... cake? ballons? doll? pudding? hmmm... i think i will try to make a birthday pudding for Gilang, yumm :9
ok, enough for this post. 
I know this post is not like as usual, i write it in english, i know my english is not good enough, but i really want to practice my english, -_- 
hope the reader can understand every single word i wrote here. honestly, one of my pending target is use my scholarship money for have an english course (conversation) :( because of i can't manage my time before and other thing.
wish me luck to have a conversation course next! maybe you want to join? hehe 

see you later! :D
10 Januari 2014

Rabu, 01 Januari 2014

the 3 has changed into 4

2013 ---> 2014

bismillahirrahmanirrahim...

ini bukan sesuatu banget, ini bukan hal yang spesial banget. ini bukan sesuatu yang wah banget, ini bukan apa-apa, melainkan.... hanya pergantian tahun, yang skalanya lebih besar dari pergantian detik, menit, jam, hari, minggu, dan bulan..yang memang sudah biasa terjadi pergantian-pergantian tersebut..so jangan lebay.
Sesuatu yang baru, memang benar, tahun yang baru.. 
dipandang lebih wah daripada pergantian-pergantian lainnya, wajar sih.. ini berarti memiliki lebih banyak, lebih beragam, dan lebih besar segala sesuatu yang ada dalam satu tahun dibanding satu detik (nulis yang iya iya lah). 
apa aja sih yang harus diperhatikan untuk tahun baru? terompet? tetot... petasan? tetot... males panjang lebar, langsung aja bilang, target, ebuset gede banget..haha, sesuai lah dengan maksud dan tujuannya yak.
jadi sebenernya, bukan hanya pergantian tahun aja yang punya target, tapi darimulai pergantian detik juga harusnya punya terget, cuma aja lebih kecil lingkupnya dan jumlahnya karena memang lebih sempit waktunya... 
target pertahun ini sudah tentu penting, bukan berarti target perharinya diabaikan lohh... jadi mulai detik ini , harusnya, punya target di tiap satuan waktu..hehe, bukan nya pingin lebay, tapi ya namanya mencoba semoga bisa tergugah untuk melakukan usaha yang lebih biar bisa trecapai...
2014 ini, lebih banyak berdoa yah, kalo masalah aktivitas, udah dijamin pasti banyak banget, numpuk senumpuk-numpuknya, sibuk sampe ansos (jangan sampe), pastikan terselip doa di tiap aktivitas yang dilakukan, supaya berkah.. 
Nulis target udah banyak, bagus-bagus, keren-keren targetnya, tapi lupa menybutkannya saat berdoa, kurang pas deh kayaknya, jadi ingatlah selalu pentingnya doa, yakinlah akan kekuatan doa, panjatkan hanya kepada-Nya Yang Maha Mendengar..
Serukanlah, serukanlah tanpa bosan, minta juga restu dari orang tua, mintalah juga iringan doa dari saudara-saudara, karena saling mendoakan yang baik itu menyenangkan, kawan..
Setelah itu, biarlah bukti berbicara.. buktikanlah bahwa kau sungguh-sungguh dalam menuliskan target-target tersebut, buktikanlah bahwa kau sepenuh hati mengucapkan target-targetmu daalm doa..bergeraklah..
#BRB MAKAN KEBAB
kembali lagi.... 
bukan sebuah ritual tertentu kok tahun baru makan kebab, cuma kebetulan tadi malem beli kebab, eh blum dimakan sampe tahun berganti, gara-gara nugas yang mepet, hehe untungnya tahn 1 tahun ya kebabnya (alay)
eh, ngomong-ngomong sih, udah gitu tadi aja kali yah, -_- tau gitu gausah brb makan kebab, langsung aja di endingin ya nulisnya tadi.. yaudah..intermezo (meskipu gak ngrti maksudnya dan artinya apa)
selamat tahun baru deh...
bukan apa-apa nih ya ngucapin tahun baru, bukannya mau gak adil sama yang lain, berhubung tahun baru kan jarang-jarang toh, rentang waktunya juga lama, jadi ya ngucapin aja , sekedar sih, gak berarti spesial banget, ohok-ohok #batuk like a boss , ya masa iya mau ngucapin selamat detik baru juga, abis buat ngucapin selamat detik baru, selamat menit baru, selamat jam baru, selamat hari baru, dst..idupnya buat apa -__-, ah garing...
okey, see you next second, minutes, hour, halah.. see you again sajalah :)
Alfariani Pratiwi


#repost from my evernote 

Rabu, 1 Januari 12:09 am WIB

Minggu, 09 Juni 2013

Refleksi

Hidup itu..... banyak teka-teki, ini menurutku. 
Dan banyak lagi pendapat-pendapat lainnya tentang hidup dari berbagai sudut pandang, dari berbagai macam orang, dari berbagai tempat, dan banyak, sagat banyak.
Masing-masing dari kita adalah spesial. Kita semua tahu itu. Start from sperma yang berhasil menjadi nomor 1, mengalahkan jutaan lainnya. Kompetisi telah dilaluinya. Waktu terlewat begitu jauh rasanya.
Saat ini, kita berada pada masa keemasan. Sesuai namanya, masa ini merupakan masa yang sangat berharga dalam bagian hidup kita. Masa-masa inikebermanfaatan kita untuk sekitar dan sesama lebih dipertanyakan, ini bukan berarti di masa lainnya kebermanfaatan itu tidak penting, bukan, namun pada masa ini kita dituntut untuk lebih mengamalkan yang satu itu, kebermanfaatan. 
Masa-masa ini, janganlah kita berdiam diri, menutup diri, dan bersarang di tempat nyaman. Masa-masa inipergilah melihat dunia...... tidak, bukan berkeliling dunia, tapi bergaulah dengan sekitar, kenali dan pahami sekitar kita. Berkomunikasi dengan baik, mengenal banyak orang, mengerti banyak hal, mendapat hal-hal baru, itulah tujuannya. Masa-masa initemukanlah hobi, yang bermanfaat tentunya. Aktivitas-aktivitas yang bisa memberikan suatu manfaat. Hobi itu sesuatu yang kita senangi. Maka temukanlah. Rasa senang juga penting peranannya pada masa-masa ini. Masa-masa ini, mungkin terdapat miliaran orang di dunia yang juga berada pada masa-masa ini, lalu apa artinya kamu seorang dibanding semua itu? Apalah artinya? Benar semua orang adalah spesial, maka tidak ada yang bisa disombongkan bukan? Masa-masa initemukan motivasi terbaik, motivasi yang bisa dipanggil segera dalam keadaan terdesak. Motivasi yang bisa memberikan power di atas biasanya.  Ini penting, karena mengingat masa-masa ini juga termasuk masa-masa yang cukup tinggi tingkat kelabilannya. Masa-masa initaklukanlah kemalasan. Merupakan isu besar yang sudah tersebar di penjuru dunia bahwa teman baik masa-masa ini salah satunya kemalasan, jangan sampai kita termasuk. Kita tahu, waktu terus berjalan tanpa mau tau bagaimana keadaan kita. Waktu -waktu terbaik kita sebagian sudah terlewatkan 20 tahun yang lalu, dan waktu terbaik kedua dalam hidup kita adalah sekarang. Camkan baik-baik. Masa-masa iniberkompetisilah dengan diri kita sendiri, kompetisi yang prefesional. Mulailah sibuk dalam memikirkan dan memahami diri sendiri lebih dalam lagi. Buang jauh-jauh pikiran buruk tentang orang lain, kamu sendiri sudah pusing dengan urusanmu bukan? Maka benahilah segera. Masa-masa ini, ketekunan adalah kunci dari segalanya. Maka simpelnya, tekunlah. Tidak peduli bersekolah di mana dan  kuliah di mana, yang akan menjadi tolak ukur adalah ketekunanmu. Kamu tidak akan mendapatkan penilaian yang beharga dengan nama sekolah atau universitas yang kamu pegang. Maka tekunlah dalam bidangmu. Masa-masa inilakukanlah yang terbaik, tidak ada resep/ tips spesial untuk menjadi spesial. Kamu sendiri tahu apa yang harus kamu lakukan untuk dirimu sendiri yang memang sudah spesial, namun kamu harus bisa membuatnya terus bertambah kadar spesialnya. Tidak benar jika kamu merasa tidak spesial, bisa jadi itu karena kamu sendiri yang tidak bisa menghargai diri sendiri. Jangan sampai. Masa-masa inipeliharalah kesehatan (berlaku dalam setiap masa), persiapkanlah yang terbaik untuk yang terbaik nanti. Tidak ada kata terlambat selama kita mau mencoba. Masa-masa ini, jadilah muslim yang jenius, Tidak ada yang tidak mungkin, maka berusahalah dengan kesungguhan hati dari niat yang bersih. Kun Fayakun. Masa-masa iniJadilah pemuda terbaik, pilihan ada di tanganmu. 
Dan masa-masa ini, yang terpenting dari yang semua itu, adalah, dalam setiap kesempatan, attitude selalu lebih penting di banding spesial, dibanding pemuda terbaik, dibanding menjadi jenius dan dibanding lainnya dan lainnya. Kalian tahu maksudnya. 
Maka semoga kita cepat terbangun, dan serentak mengambil cermin untuk segera melakukan refleksi diri, Apa saja yang telah kita lakukan di masa-maa ini? Dan banyak lagi pertanyaan yang pasti muncul jika kita benar-benar berefleksi. Perbaikan. Memahami diri sendiri. Renungkanlah. 


#Terinspirasi dari pembicara-pembicara SemNas The World Needs You ; 2 Dokter dan Tere Liye.

Kamis, 30 Mei 2013

Lupa kah?


Hey. 
Sehari-dua, sampe sebulan-dua gak nulis. Gimana? Ngerasa gak produktif? Yang jelas, pasti banyak banget ya yang mau ditulis. Unek-uneknya keburu kadaluarsa kalau nggak cepet-cepet dikluarin. Sayang aja kalau busuk sebelum sempet diungkapin,hii..ngeri banget kayaknya.,-lebaynya gak ilang-. Sampe bunging <-level paling atas dari bingung, mau mulai dari mana, hmm.. mungkin yang lagi 'Hot' aja kali ya, soal kuliah, ceileeh, mahasiswi... Udah semester IV aja, udah mau berakhir malah semester IV nya. Udah banyak banget nih perubahan aktivitas, kalau dibandingin sama semester satu, beuh, jangan ditanya, liat deh curhatan dulu-dulu, galaunya minta ampun gara-gara pas semester satu gak berasa kayak kuliah, jauh lebih santay (pake 'y') daripada sekolah. Lha sekarang? Beuh, jangan ditanya lagi (apasih nih jangan ditanya mulu), galaunya minta ampun sampe tingkat 'gejolak'(istilah yang dipake salah seorang kerabat di blog,namanya Fuah-), gara-gara tugas bejibun bikin ngerasain kehidupan ala kalong, haha. Tingkat kesibukan udah mayan sih (baca: lumayan daripada lumanyun), sebenernya nggak bisa dibilang lumayan (jangan manyun geh), ini sih udah bisa dibilang terjawab, keluhan-keluhan waktu semester satu dulu, waktu masa-masa newbie gitu suka ngeluh 'ih, nyantai banget sih, ini kuliah bukan sih, kok gak berasa kayak kuliah ya, hmph, nyari kegiatan apa ya, nanti ngapain ya, ko gak ada tugas sih'. (sumpah belagu banget sih baru newbie aja). Dan cerita malin kundang berjalan, kini terjawab sudah keluhan-keluhan nista itu, tugas berdatangan menghampiri, jadi anak pecinta kampus yang dari pagi sampe malem di kampus mulu, ada atau nggak ada kuliah tetep ke kampus, masuk siang atau masuk pagi tetep ngampus pagi, kuliah selesai cepet pun tetep di kampus sampe diusir sama pak satam (Satpam). Lama-lama bikin kampuse fans club bisa kali, umm..lebih baik tidak. haha. Kesibukan semester IV ini didominasi oleh satu mata kuliah yang ber sks 4 (baru 4,belum 6, belum 8), nama mata kuliahnya itu adalah studio proses, nama beken nya yaitu StuPro, yak cantik sekali bukan namanya? (silahkan kalau mau dipake buat nama benda kesukaan atau apa). Keganasan makul ini adalah dia selalu memakan weekend kami (kami: mahasiswa yang ikut StuPro). Sebegitu ganasnya dia hingga sering (selalu) membuat kami tidak memiliki weekend, tau-tau udah jumat, dan tau -tau udah senin, dan tau-tau udah rabu (jadwal makul Stupro) Kemana hari sabtu dan  minggu? oh, kami sangat merindukannya sekali kalau boleh curhat. Setiap yang namanya hari sabtu dan minggu menjelang datang, terlebih dahulu StuPro telah memesan tempat dan waktu. Jadi kalau di hari jumat ada yang nanya, besok hari apa? Sabtu kan? jawabnya adalah, bukan. Hari Stupro yang bener ,ahahahahaha (jawaban diiringi dengan evil laugh). Lebay sih sebenernya. Buat yang setuju ini lebay,coba deh lw rasain kehidupan malam, maksudnya ngerjain tugas sepanjang malem, sampe pagi, pulang subuh, terus baru deh tidur bentaran, terus harus siap ngampus buat presentasi. Sebegitunyakah StuPro merenggut hari-hari mu wahai mahasiswa? Sebenernya dari kesibukan yang satu ini, ada bagusnya juga, tapi ada juga yang bikin gw BT. Perampasan weekend itu bukan sesuatu yang kecil bagi gw(ok, bagi kalian semua juga tentunya), gw kesel banget kalo StuPro bikin gw gak bisa ikutan acara kampus, seperti seminar, talkshow, dan kawan-kawannya. Keselnya nggak nyampe gondok sih(bohong), ya gimana ya, namanya juga tugas kuliah, ya lw tinggal pilih aja sih sebenernya, yang berhubungan dengan kuliah atau yang bukan? ya gw masih milih kuliah lah. Bener banget gw setuju dan mengikuti prinsip, Kuliah yang benerthat's it. Tapi bukan berarti gw juga gak mau tau hal-hal selain kuliah. Mungkin memang, manajemen waktu yang harusnya berperan besar, agar semua bisa terlaksana sedemikian yang diinginkan. (btw, lama udah gak nulis, bahasa gw ngacak banget, segitunya ya, alesan aja sih sebenernya). Demo (baca: tapi) , dibalik keganasan dan keberingasan Stupro, terdapat masa depan yang terang benderang, yakinlah, lebih terang dari lampu taman. Setiap prosesnya terlalu indah untuk dilewatkan, terlalu berharga untuk disisihkan. bukan begitu? Ayolah, habis ini kita bikin T-Shirt putih polos bertuliskan "I <3 StuPro", sebagai tanda bukti cinta  kita yang amat sangat dalam melebihi dalamnya samudera (maaf kalau lebay, tulisan ini memang bermode lebay). Dibalik semua ke-lebay-an ini, ada makna yang baik, dapatkanlah makna itu, dan buanglah bagian lebay nya. StuPro terlalu berharga untuk disisihkan , karena, tidak semua berkesempatan mendapatan StuPro dalam Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota UNS, kami adalah generai ke dua yang alhamdulillah sudah bisa mendapatkan dan merasakan StuPro. Kemudian, tanpa StuPro, bagaimana kita bisa lebih mantap untuk menemui Studio Wilayah dan Studio Kota? Dengan StuPro, semuanya akan menjadi lebih mudah ke depannya. (InsyaAllah, Aamiin ya Allah). So, nikmati gejolaknya (terutama untuk Fuah yang membuat curhatan ber-seri di blognya tentang Gejolak StuPro #1, #2, dst) . We can enjoy it together with our groups dengan inisial 'L' :) 
Hari demi hari, malam demi malam, kita lalui bersama, kita habiskan waktu bersama, di tempat yang tidak begitu besar tapi bisa menampung kita semua yang berbanyakan ini, yaitu Istana Ishana (Kost nya Isti). Tempat yang nyaman, tempat yang aman, terlindung dari dinginnya udara malam, terjaga dari kejamnya angin malam. Tanpa tempat itu, kita tidak tahu bisa berteduh di mana. (lebay sih) Malam hingga pagi, ke-9 anak berkumpul, berkalong ria, berkutat dengan giat bersama pasangannya masing-masing (baca: dengan sektor masing-masing). Gw, gw berjodoh dengan sektor ekonomi, pasangan yang baik adalah untuk orang yang baik pula. Gw nggak ngerti sebaik apa ekonomi itu hingga gw berjodoh dengan dia. haha, Yang jelas gw bersyukur. Nama beken pasangan gw adalah Eko, hmm, agak gak setuju sih, haha.. PDRB mana PDRBLQ apa? (lagi apa), Eh, Shift Share nya bagus sekali.. seperti itulah bahasa gw di ekonomi. Merdu sekali bukan, puitis melebihi penyair. ;D Tiba-tiba ada yang berteriak (bersuara kerasVCR lah kalian semua! Ayo kita bangkitan negara ini, tarikan rakyat indonesia, moda-moda cinta, haha . kalo ini sih bahasanya Nanda a.k.a mbak Bro (nama pasangan: sektor Transportasi), dia sosok yang tangguh Beroooh (Bro), semakin malam kekuatannya semakin menigkat, beda dari yang lain bukan? hehe, yang jelas, keseriusannya dan kesungguhannya dalam mengerjakan tugas patut kita contoh deh. Lalu di seberang sana, Repeat Header RowRegosol sekali tanahnya, Maragam ragam Aluvial, Main kelerenganCuaca, Iklim, ah, pasti ini Fuah, dia berpasangan dengan sektor Fisik Dasar, nama kerennya FisDas, dia ini cewek strong loh, Gw sering banget membuat kesalahan ke dia, dari mulai lupa nyantumin nama di tugas kelompok, sampe mengacaukan slide presentasinya (doso banget ya), itu semua adalah ketidaksengajaan, jangan dendam yah Fu, hehe, oya yang gw salut ke dia, dia tuh bener deh, strong, pulang-pergi Sragen, Badan kita kurang lebih seukuran,haha kalau dijorogin (bahasanya sih), langsung terpental jauh, haha, tapi dia itu lebih kuat, tugas-tugasnya di kerjakan dengan baik, jika sudah selesai dia pun siap membantu yang lain, baik yah. Selanjutnya, BWK bersatu! pasti bisa, hehe maaf diplesetin, Arahan mata angin, Program wilayah, oh, sudah pasti ini adalah seseorang yang bijak, yak maksudnya adalah sektor Kebijakan, merupakan pasangan dari Reza a.k.a Eja, orangnya agak sensitif, suka ngelucu, dan yang paling harus dicontoh adalah dia rajin, iya dia rajin banget deh kalo udah ngerjain tugas, semoga gw juga bisa ketularan rajin nya, haha. Next, ada SanitasidrainaseIPALSekolahanPuskesmas, daaan masih banyak lagi, sumpah deh banyak banget, terdapat poligami atau semacamnya di sini, Isti dan Rahman a.k.a Abang berpasangan dengan sektor Sarana dan Prasarana. Isti, si pemilik Istana, betapa sabar dan tabahnya dia, setiap pekan memberikan fasilitas kepada kami untuk bisa mengerjakan tugas dengan kenyamanan tingkat Hotel ber******* (bintang 7), hehe, dia sangat asyik menekuni sektor ini, gw sih ngeliatnya aja udah ga nahan, bahasannya banyak banget, salut deh sama dia dan partnernya, oya, Isti ini memiliki suara yang lemah lembut, tapi demi StuPro, dia berhasil mendobrak dinding suara yang kecil menjadi besar, perjuangannya sangat mengharukan, mangat terus yah! dan partner Isti adalaaah, Abang, ini lah yang bekerja sama dengan Isti untuk menggarap Sektor Sarana dan Prasarana, keliatannya orangnya santai-santai aja, tapi dibaliik itu, pekerjaan yang dilimpahkan ke dia beres juga walaupun sesekali Isti memberikan tugas revisi.hehe, kerja keras juga orangnya, walaupun laptopnya sempet 'mistis', kursornya bergerak sendiri (padahal digerakin Eja dari mouse wireless nya) haha. Selanjutnya, ada mata pencaharianproyeksi pendudukketenagakerjaantingkat kesejahteraanpra KS, dan sebagainya, inilah Iqbal dengan pasangannya sektor Kependudukan, kerjaannya lebih cepat selesai dibandingkan dengan sektro lainnya, dan kemudian dia pun siap membantu siapa saja yang memerlukan, mau buat peta? mau ngetik data? bisa diatur, haha, Pokoknya kerja keras juga orangnya. Dan yang terakhir dan mengguncang dunia adalaah, overlay! Kesesuaian lahan, Penyimpangan lahan ouuh.. inilah Duet Ardina a.k.a Dina dengan Diana yang berpasangan dengan sektor TGL-Tata guna Lahan. Duet mereka sangatlah mengerikan, semangatnya sangat membara-bara. Dina, orangnya rempongan, dia sendiri sih yang bilang, tapi rajin nya? wess, jangan ditanya deh, expert banget, kalau partneran sama dia, dijamin lo jadi rajin mendadak,haha-pengalaman gw ;p , ini bagus banget buat yang pengen jadi rajin, deket aja sama dia, haha, oya, kalau udah mumet, dialah yang memberikan hiburan-hiburan ala K-Pop bareng, haha Jaebal. seru deh sama dia, tugas serius, tapi hiburan juga gak ketinggalan. Lalu ada Diana, dia juga gak kalah rajin, kalau ada kerjaan gitu, pasti siap untuk mengerjakan, link nya juga lumayan banyak, jadi kita suka dapet referensi dari kk tingkat melalui dia, ouh, ini sangat penting sekali. Dia juga cewe strong, bulak-balik rumahnya jauh, gw belum tau pasti sih jauhnya segimana, belum pernah ke rumahnya, hehe, ya pokoknya keren deh. Nah...itulah profil singkat dari personil kelompok 'L' . Beruntung deh ketemu orang-orang hebat  kayak mereka . Semoga StuPro kita Sukses yah, baik Proses maupun hasilnya. :) 
Mohon maaf jika ada pendeskripsian yang kurang meng-enak-an, jangan se serius ngerjain StuPro baca deskripsi nya, hehe
:D

Minggu, 18 November 2012

Just The Small Step


Konnichiwa minna ....

Selamat tinggal saat saat gabut kemarin, selamat datang detik detik kesibukan dalam segala kebaikan :)
Targetnya gak muluk-muluk, cuma pengen melakukan semua kebaikan-kebaikan kecil. Iya sih keliatannya gak muluk untuk melakukan kebaikan kecil, tapi kata 'semua' nya itu loh . haha yauda sih, namanya juga target, kan kita berarti harus berusaha mencapainya.  Nah, itu lah dia, yang ampuh menumbuhkan semangat membara-bara dan  memberikan arah kemana kita harus berjuang, t-a-r-g-e-t. Ini simpel tapi sering terlupakan dan ini penting. Penting? buat apa sih? Kalau orang lagi jalan , mau jalan kaki, naik motor, naik mobil, naik becak, semuanya bakal nyampe di mana coba? Di tempat ujuannya lah. Nah, gimana perasaan mereka setelah nyampe di tempat tujuan? Ya seneng lah,  yak tepat! 'tujuan' ,itu ceritanya kalo mereka semua punya tujuan, kalo nggak?? yang ada mereka jalan tanpa arah gatau mau ke mana, iya sih bener mereka jalan dan gak diem di tempat, tapi kan gak jelas jalannya itu ke mana.. Sama kan kayak kita hidup, kita ngejalanin hidup juga gak dieeem aja terus, tapi kita juga bergerak kan, melakukan aktivitas ini itu, sibuk sana sini, tapi sebenernya apa sih yang kita mau raih dari semua itu? apa kita melakukannya tanpa pamrih? yaa, bagus sih tanpa ingin mendapatkan imbalan, tapi bukan ke arah situ maksudnya. Pasti ada deh yang namanya tujuan itu, meski gak tertulis. Kalo makan kan pasti ingin kenyang, walaupun ada juga yang bilangnya ingin memenuhi kebutuhan saja sekedar formalitas, whatever, intinya makan ngisi perut ngisi energi, jadinya kenyang. Jadi meleber ke mana-mana kan, next. Jadiii, dengan topik yang nyelonong langsung tadi, sebenernya di sini mau ngomongin soal target, hehe..... pokoknya menyelipkan sebuah target di setiap tindakan atau aktivitas harianmu cukup berguna kok.Syukur-syukur kalo targetnya udah target BESAR, 'menjadi orang besar' misalnya, hehe. Yaa, target-target besar itu biasanya kan muluk muluk ya, dan itu wajar, kata orang sih semakin besar tergetnya, semakin besar pula usaha dan tenaga yang bakal dikeluarkan. It's good, is'nt it?. Dan mencapai sebuah target besar memang tidak semudah yang dipikir mudah(apa sih), yaa butuh banyak langkah deh buat menjadikannya sesuatu yang nyata, dan di perjalanannya juga bakal banyak kerikil bahkan batu besar, so, harus tetep bisa stabil gitu deh di jalannya. Oh yaa, di target besar ini nih kadang ada yang terlupakan juga, kita udah punya target besar, contohnya di gambar ilustrasi berikut 

 

Wuzz.. keren banget dah pokoknya, udah gitu dipajang di dinding kamar, dilaminating, difigura emas, tiap bangun pagi diliat, tiap makan diliat, tiap belajar diliat, tiap hari pokoknya diliat deh,mantep. haha efeknya pasti bikin kita semangat belajar deh. Iya bener, tapi kadang kala muncul juga tuh saat-saat labil. Lagi males lah, lagi lesu lah. Naaaaaah untuk mengatasi ini, saatnya kita menoleh pada sesuatu yang kadang kala terlupakan itu! kita perlu buat target-target kecil untuk tetap mengarahkan dan tetap melangkah memperpendek jarak kita pada target besar itu, yang intinya bikin usaha-usaha kita tetap stabil deh, target-target kecil itu banyak juga sih alternatifnya, sala satu contohnya, gambar ilustrasi berikut :



Setuju kan ya , untuk bisa cumlaude saat lulus nanti, salah satu usahanya adalah dateng tepat waktu di tiap kuliah kita, dari dateng tepat waktu itu kan bikin kita gak ketinggalan materi, walaupun konsentrasi kita di tiap kuliah berbeda-beda, tapi yang jelas kita udah ikut tu kuliah secara full, dan kalo ada pengumuman-pengumuman penting kita gak ketinggalan. Ini baru salah satunya lho, masih ada lagi target-target kecil lainnya yang bisa kita kukuhkan untuk menyokong target besar itu. Yang penting kita bikin targetnya by ourself, murni dari pemikiran sendiri yang menuangkan keinginan-keinginan/ cita-cita terpendam dalam diri kita. 
Untuk ituu, biar bisa di lihat secara nyata, jangan di pendem di pikiran atau di hati aja tu target. Tuangkan ke dalam secarik kertas, goreskan secara tegas dengan tinta penamu! -Apa target mu hari ini? besok? dan 15 tahun ke depan??? 
Selamat mencobaaaaaaaa :D 
Semua hal besar dimulai dari langkah kecil, 
InsyaAllah, gak ada usaha yang sia-sia :)

Selasa, 23 Oktober 2012

It's something to think


19 oktober 2012
01:09

Makin dewasa, makin banyak tuntutan, makin banyak permasalahan, makin kompleks urusan, semua seolah-olah ke arah yang mempersulit jalannya kehidupan. Tapi pernahkah mengengok kebahagiaan dibalik itu semua? Akan ada titik terang di setiap persoalan. Gausah ngeluh, semua juga ngerasain sama, sama-sama punya masalah. Tapi bedanya ada di cara ngadepin dan nyelesein masalahnya itu. ada yang berat hati ngejalaninnya dari awal ampe akhir, ada yang penuh senyuman dan keikhlasan dari awal ampe akhir. Ya, keduanya sama-sama bisa menyelesaikan masalah masing-masing, tapi ada perbedaan dalam kepuasan dan segala hal kecil yang terlewatkan dalam setiap prosesnya. Jika suatu hari disuruh bercerita bagaimana proses melewati sebuah permasalahan tersebut, keduanya memiliki cerita yang berdeba, dan tinggal pilih yang mana yang ingin kamu ceritakan nantinya...
Tenang, bukan cuma kamu yang ngalamin hal yang kamu rasa tidak baik, tidak beruntung, tidak indah, tidak menyenangkan..
Bersyukur, dengan ini kamu bisa melompat pada tangga berikutnya, hingga nantinya kamu pun available untuk menginjak dan berdiri di lantai teratas..
Ikhlas, jalani semuanya dengan ketulusan. Jangan pernah terlalu memikirkan bagaimana hasil yang akan dicapai, yang nantinya malah bikin ga fokus, jalanin aja , usaha aja, kerahkan semaksimal mungkin, hasilnya insyaAllah ada.
Selalu berdoa dan yakin, percaya akan kuasa-Nya.
Bismillahirrahmanirrahim, sudah saatnya melawan keegoisan diri, sudah saat nya melawan rasa takut dan rasa selalu ingin dilindungi oleh orang lain, sudah saatnya berdiri dan berjalan dengan tegap, sudah saatnya kitalah yang menjadi pemerhati sekitar, bukan lagi menjadi yang diperhatikan, ya, sudah saatnya pribadi yang kekanakan tumbuh menjadi seorang yang dewasa, dalam berpikir dan bertindak.

Minggu, 07 Oktober 2012

Kesekre #1


It was........

5 Oktober 2012
11:15

Huaaaaaaah...
hari ini, kemarin, dan besok... masih gak tau apa yang bisa ditulis..
jadi sekretaris bukan ahli gw emang, tapi di beberapa acara entah kebetulan atau apa, gw dapet ni job...
dan, yaaah..at all, gw masih ngerasa pekerjaan gw belum maksimal...
sedih sih, bukannya ga usaha juga buat maksimal, gw selalu pingin yang menjadi tugas gw, bisa gw kerjain dengan maksimal....mungkin emang ga mungkin juga ya..tapi ya usaha kan harus.....

bentar-bentar, ni di sini ribut banget deh.. (lokasi di hall lantai * gedung **, haha
itu mas mas boleh aja sih nyanyi nyanyi sambil gitar, tapi kan ini kampus gitu ya -_-, , ya lumayan sih musiknya ga amatiran, tp ya mungkin selera gw ga banget apa ya,,hahaha tp ya please deh, ni ada orang (nujuk gw) lagi meratapi tugas nya yang tak terkerjakan dengan baik, huhu TT
I have to say sorry TT
gw ngerasa bersalah banget iniiii....
sebagai konsekuensinya, gw rela deh udah ga dikasih tugas lagi jadi sekretaris ntar ntar klo ada kepanitiaan..(walaupun sebenernya gw pengen dikasih lagi, biar gw bisa semakin memperbaiki kinerja gw...)
yaaaah, at all, gw ga tau lagi harus ngeluhin apa, kayaknya mendingan gw fokus buat intropeksi biar ga kejadian lagi kesalahan kesalahan yang udah terjadi..
I have to say thanks now, yang udah ngasih dukungan dan doa nya ke gw, dan udah ngasih sedikit wejangan ke gw..

eh, ternyata lumayan juga nih, mas masnya yang ngegitar, nambahin suasana nulis gw, haha berhubung nulis gw nya bergantung ama mood ama suasana, ni suasana lumayan mendukung lah, tapi bukan buat bergalau-galau ria ah, ga guna juga..

balik lagi..
sekarang gw tinggal nunggu hasilnya nih yang menentukan panitia harus iuran apa ngga, TT, ini masalah tentang peminjaman LCD yang masih bergantung, berhubung kemarin format surat perizinannya salah di bagian pengesahan , jadi baru dibenerin lagi hari ini, dan untuk minta ttd dosen sebagai pengesahannya mepet banget, tau sendiri dosen dosen juga punya kesibukan sendiri sendiri, dan di sini lah, karir ku dipertaruhkan, (lebay sih), klo misalnya hari ini ga bisa di ttd oleh dosennya, ya berarti ga dapet dong lcd dari pengajarannya(minjem gratisnya gajadi), dan sementara acara udah besok, ini berarti harus nyari penggantinya dong, dan penggantinya klo minjem di luar kan harus pake duit, yak, dan gak murah.. ya ampun ya ampun ya ampuuun TT, (udah berapa coba emot 'TT' yang gw ketik, haha)
please deh, ini gw sedih lah....
sekarang gw harus fokus berdoa biar pengesahannya beres hari ini juga, dan bisa minjem lcd dari pengajaran..aaamiiin...
ok mungkin sekian dulu deh ..
keep fighting yah! belum gagal :)
jalani aja, proses menuju kesuksesan :)
insyaAllah.... :D

Rabu, 26 September 2012

Mencoba Mengulas Ulang


Kehidupan khas kota, tema kuliah tadi siang..

Dengan menyinggung terlebih dahulu kehidupan khas bukan kota (desa), perkuliahan pun dimulai...

Di bukan kota (desa), banyak orang dengan jenis kegiatan yang sama, dengan ruang
yang tetap dan tidak berpindah-pindah setiap harinya, menjalani sebuah kehidupan
yang statis dan homogen.
Ini sudah menjadi sebuah budaya yang tumbuh di daerah bukan kota dan budaya ini sangat sulit untuk dirubah.
Sedangkan, kehidupan di kota bercirikan tidak statis (dinamis) dan tidak homogen

(heterogen). Di kota, beragam masyarakat dengan beragam aktivitas dan beragam tempat
tujuan. Ini juga merupakan sebuah budaya khas dan tidak bisa dirubah.
Di kota, satu titik (satu gedung bertingkat) bisa memiliki beragam aktivitas dan berbagai jenis pekerjaan, mulai dari posisi rendah hingga yang teratas.
Bisa juga digambarkan dengan sebuah kalimat singkat, 'Keras derasnya kehidupan di kota'-dosen SosKot.

Itu tadi sekilas tentang perkuliahan Sosiologi Perkotaan.

Yang muncul di benak saya....
Kemajuan kota saat ini yang rata-rata seluruh dunia mengalaminya, sangat mengerikan!
-_- (jika tidak diatasi dengan cerdas).
Bagaimana nasib perumahan dan permukiman kita ke depan?
Entah kenapa saya tertarik pada permasalahan tersebut.
Ini jelas butuh perhatian yang extra khusus. Sejalan pertumbuhan kota yang extrem, dibalik
itu terdapat sisi yang selalu tersingkirkan, yaitu perumahan dan permukiman.
Apa yang diperbuat sebuah kota pada perumahan dan permukiman?
Entahlah, sebuah kota sebenarnya tidak melakukan apa-apa, namun masyarakat kota lah
yang memegang kendali atas peradaban kota.
Sebuah kota yang selalu dituntut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota yang sangat
tidak terbatas, selalu mengalami pertumbuhan yang entah ke mana arahnya, membuat
posisi perumahan dan permukiman sangat terdesak.
Yang sangat mengganggu lagi...
Saat diadakannya pembangunan gedung-gedung bertingkat di sebuah kawasan, terutama di
kawasan yang dekat dengan perumahan dan permukiman warga, tidak terpikirkah dampak
yang sangat merugikan bagi mereka yang merasakan?
Kebutuhan air, listrik, dan cahaya matahari tidak jarang terampas begitu saja demi
memenuhi kebutuhan sebuah gedung tersebut.
Yang sangat ingin ditelaah lebih jauh...
Bagaimana mempertahankan kehidupan di perumahan dan permukiman untuk bisa tetap
memenuhi setiap kebutuhan atas sumber daya, seperti air, listrik, dan sumber energi
lainnya, tanpa terampas oleh peradaban kota?
Mungkin kah perumahan dan permukiman bisa diberi sentuhan teknologi demi kelangsungan
hidup yang nyaman bagi warga nya?
Mungkin kah sentuhan itu bisa 'kita' lakukan untuk 'mereka' ?

Masih belum bisa paham sama apa yang sebenernya harus dipahami dari semuanya---

Makna manusia yang hilang di kota, mungkinkah ini menjadi permasalahan yang inti?

"Marilah kita tunjukkan bahwa kita dapat juga membangun seperti yang dilakukan bangsa

Eropa karena kita sederajat"-Bung Karno

Mariiiiiiiii !
:D

Minggu, 16 September 2012

Cita-cita harus punya

It was......


Solo,
Jumat, 14 September 2012
09:27 WIB

Aku sedang bertugas mencetak surat keluar untuk media masa (untuk acara semnas pu-pwk uns). Hari ini kuliah sangat singkat, sebenarnya ada dua mata kuliah di jadwal hari ini, akan tetapi yang satu kosong karena dosennya berhalangan hadir, lalu yang satu lagi hanya sekedar tatap muka pertama, belum masuk lebih jauh ke materi kuliah.
Di kuliah pertama tadi (Mata kuliah Etika profesi) sempat disinggung, Setiap orang harus punya cita-cita, namun kedepannya, apakah kita akan benar-benar ditakdirkan untuk mencapai cita-cita tersebut atau ada profesi lain yang lebih baik untuk kita.
Sepertinya itu saja.
Posisi tempat ternyata menentukan mood untuk menulis ya.
haha.
:D

Selasa, 11 September 2012

Sabar deh


Judul nya ambigu nada baca nya, tapi bingung lagi mau ngasih judul apa, maksudnya sih, yaa, coba deh, kita sabar dulu. hm,, yak, mungkin kurang lebih seperti itu..


Kamis, 24 Mei 2012

Just try it

Bismillahhirrahmanirrahim

Hellooo awesome may! 
How's live?
Still afraid of failure? ah! I don't think so~